Please wait. We're checking your browser...

Universitas Tarakanita

Cerdas, Berintegritas, Bermakna.

Informasi

Follow Us

Kompas.com : Dari LPK hingga Universitas, Perjalanan Dedikasi Tarakanita Mencetak Generasi Berintegritas

KOMPAS.com – Bertransformasi dari lembaga pendidikan kejuruan menjadi universitas membutuhkan komitmen panjang untuk tetap relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen inilah yang melandasi peringatan Dies Natalis ke-1 Universitas Tarakanita (UTarki) yang mengusung tema “Menumbuhkan Komitmen untuk Bermakna”. Meskipun secara resmi baru menyandang status universitas sejak 23 September 2025 berdasarkan keputusan Kemendikbudristek, UTarki sejatinya telah mengukuhkan rekam jejak pengabdian di dunia pendidikan Indonesia selama lebih dari lima dekade. Perjalanan panjang Universitas Tarakanita bermula pada 10 Januari 1968 saat didirikan Sr. Emmanuella CB sebagai Lembaga Pendidikan Kejuruan (LPK) Tarakanita untuk mencetak tenaga sekretaris andal. Seiring dinamika zaman, institusi ini terus bertransformasi mengukuhkan identitasnya, mulai dari beralih menjadi Akademi Sekretari/LPK Tarakanita pada tahun 1978, hingga meresmikan kampus seluas 15.000 meter persegi di Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada tahun 1990.
Langkah institusi semakin mantap ketika bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STIKS Tarakanita) tahun 2008, disusul penataan ulang identitas melalui STARKI tahun 2018, hingga akhirnya resmi berstatus universitas tahun 2025. Saat ini, Universitas Tarakanita menaungi Fakultas Eksakta serta Fakultas Non-Eksakta dengan mengusung motto “Cerdas, Berintegritas, Bermakna”.

Membawa dampak di tengah masyarakat

Dalam perayaan momentum transisi ini, mewakili Kongregasi Suster-suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CB) dan Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita, Sr. Yustiana, CB, menyampaikan rasa syukur atas kerja keras seluruh sivitas akademika. Ia berpesan agar para mahasiswa menjadikan kampus sebagai ruang mengasah bakat, karakter, dan integritas untuk menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di tengah masyarakat. Dukungan senada juga disampaikan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Jakarta. Mewakili Kepala LLDikti Wilayah III Henri Togar Hasiman Tambunan, Ketua Tim Kerja TUM Agung Permana menegaskan indikator keberhasilan perguruan tinggi tidak sebatas jumlah lulusan atau kelengkapan administratif semata. Indikator penting dari seberapa nyata dampak yang diberikan kepada masyarakat melalui hilirisasi riset, inovasi, serta konsistensi dalam menjaga etika institusional selaras dengan kebijakan Dikti Berdampak.

Menjawab tantangan tersebut, Rektor Universitas Tarakanita Antonius Singgih Setiawan memaparkan sejumlah pencapaian strategis yang berhasil diraih sepanjang periode 2025–2026. Salah satu indikator pertumbuhan terlihat dari lonjakan penerimaan mahasiswa baru yang mencapai 97,37 persen, yaitu dari 152 mahasiswa menjadi 300 mahasiswa per 21 September 2026, yang diproyeksikan bakal meningkatkan total mahasiswa aktif lebih dari 80 persen pada semester ganjil mendatang. Penguatan kualitas akademis juga terus digenjot melalui peningkatan jenjang jabatan akademik dosen serta kelulusan sertifikasi dosen baru untuk menjaga mutu pengajaran. Di tingkat global, Utarki menjalin kemitraan dengan tiga kampus luar negeri seperti SEGI University Malaysia, Pangli University, dan Umesk University, yang diikuti dengan penyelenggaraan rangkaian kuliah tamu internasional serta penerbitan 17 karya publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa. Memasuki usia satu tahun ini, Utarki juga telah menggelar wisuda perdana yang meluluskan 126 alumni baru dari program D3 Sekretari dan S1 Ilmu Komunikasi sebagai bukti nyata kesiapan institusi melahirkan lulusan berkualitas.
“Kami menyadari bahwa capaian-capaian yang telah dihasilkan selama periode 2025–2026 masih memiliki banyak kekurangan dan keterbatasan. UTarki akan membangun strategi dan kolaborasi dengan semua pihak untuk meningkatkan kinerja kami,” ungkap Antonius. “UTarki tidak boleh puas dengan status akreditasi yang dimiliki saat ini. UTarki tetap akan berupaya selalu meningkatkan semua aspek layanan sehingga pada saatnya nanti semua prodi dan institusi dapat memperoleh akreditasi Unggul,” ungkap tegasnya.
Liputan media : Kompas.com

Our Newsletter

Masukkan email Anda dan kami akan mengirimkan informasi lebih lanjut.