Please wait. We're checking your browser...

Universitas Tarakanita

Cerdas, Berintegritas, Bermakna.

Informasi

Follow Us

Tetap Tampil Kece, Meski ke Kampus Naik BRT (Buss Rapid Transit)

author-img Contributor 16 March 2026

Dinamika kehidupan kampus, memberi kesempatan kepada para mahasiswa mengikuti ragam aktivitas dalam rangka peningkatan kompetensi, baik ketrampilan akademik (hard skill) dan non akademik (soft skill).  Bagi sebagian mahasiswa, untuk mengikuti kegiatan perkuliahan, praktikum, diskusi kelompok, hingga kegiatan organisasi, harus ditempuh dengan menggunakan moda transportasi umum.  Mobilitas tinggi di kota besar masih menjadi tantangan utama, khususnya kemacetan lalu lintas perkotaan. Oleh karenanya, transportasi umum seperti BRT menjadi alternatif yang diminati karena memiliki jalur khusus.

Sistem BRT terbesar di Indonesia memiliki jalur khusus, sehingga dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan dibanding menggunakan kendaraan pribadi yang dapat terjebak kemacetan. Juga memiliki fasilitas yang nyaman, seperti tersedianya alat pendingin (Air Conditioning/AC), kursi prioritas, area khusus perempuan, serta biaya yang sangat ramah di kantong mahasiswa, alias murah.  Namun, ada yang beranggapan bahwa menggunakan transportasi umum membuat seseorang menjadi terlihat kurang rapi dan kurang fashionable.  Padahal dengan perencanaan yang tepat, mahasiswa tetap dapat tampil stylish dan percaya diri meski berangkat ke kampus naik BRT.

Transportasi BRT dalam Perspektif Teknik Sipil

Pengguna transportasi BRT, khususnya mahasiswa, sebenarnya diberikan pengalaman yang menarik karena dapat mempelajari bagaimana sistem transportasi perkotaan dirancang dan dioperasikan.  Didalam ilmu Teknik Sipil, transportasi merupakan bidang penting yang berkaitan dengan perencanaan, perancangan, serta pengelolaan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat. Sistem BRT merupakan contoh nyata dari penerapan rekayasa transportasi di lingkungan perkotaan.

BRT dirancang dengan memiliki berbagai karakteristik utama, yaitu:

– Jalur khusus bus

– Halte yang terintegrasi

– Sistem operasional bus yang terjadwal

– Kapasitas angkut yang besar

BRT dihalte Senayan

Sumber: https://transjakarta.co.id/

Bagi mahasiswa Teknik Sipil, penggunaan BRT bukan hanya sekedar alat transportasi, tetapi juga kesempatan untuk memahami bagaimana konsep transportasi di perkotaan diterapkan dalam kehidupan nyata. Setiap melakukan perjalanan bisa dilakukan observasi desain infrastruktur, manajemen lalu lintas perkotaan, perencanaan transportasi yang efisien.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan:

– Desain Halte BRT

Mahasiswa dapat melihat bagaimana halte dirancang agar aman dan nyaman bagi pengguna BRT.

– Kondisi Jalur Bus

Jalur khusus pada BRT menunjukkan adanya rekayasa lalu lintas yang dilakukan untuk meningkatkan efisisensi transportasi

– Sistem Manajemen Lalu Lintas

Pengelolaan lampu lalu lintas dan memprioritaskan bus merupakan bagian dari rekayasa transportasi.

– Fasilitas Pejalan Kaki

Akses menuju halte seperti trotoar bagi pejalan kaki merupakan bagian penting dari infrastruktur perkotaan.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, mahasiswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di dalam kelas dengan kondisi nyata di lapangan.

BRT memiliki sistem integrasi dengan beberapa moda transportasi lain, seperti KRL (Kereta Rel Listrik), LRT (Light Rail Transit), MRT (Mass Rapid Transit) sehingga memudahkan pengguna berpindah dari satu moda ke moda lainnya. Berikut adalah peta integrasi Transportasi Publik Jakarta.

Transportasi Umum dan Pembangunan Kota Berkelanjutan

Konsep transportasi berkelanjutan menjadi salah satu hal utama dalam perencanaan infrastruktur. Kota Jakarta terus melakukan berbagai upaya dalam memberikan pelayanan secara komprehensif dan terintegrasi dalam pemanfaatan maksimal moda transportasi umum (lihat Peta Integrasi Transportasi Umum Jakarta).

Peta Integrasi Transportasi Umum Jakarta

Sumber: https://transjakarta.co.id/rute

Dengan menggunakan transportasi umum, banyak manfaat yang dapat diperoleh untuk mewujudkan kota yang asri dan nyaman, antara lain:

– Mengurangi kemacetan lalu lintas karena penggunaan kendaraan pribadi berkurang

– Menurunkan tingkat polusi udara

– Meningkatkan efisiensi penggunaan ruang jalan

– Mendukung dalam membangun kota yang ramah lingkungan

Tetap “Kece” di Kampus

Berpenampilan rapi dan menarik, memberikan kesan positif kepada orang lain. Berpenampilan baik  memunculkan rasa percaya diri dan professional saat mahasiswa mengikuti perkuliahan atau berbagai kegiatan di kampus. Oleh karenanya, kebiasaan menjaga penampilan sejak masa kuliah, dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter professional.

Bagi pengguna transportasi umum, bukan berarti mengabaikan penampilan, justru sebaliknya mahasiswa dapat mengombinasikan berbagai gaya berpakaian yang praktis, stylish, namun tetap sopan di lingkungan kampus, meskipun setelah melakukan perjalanan cukup jauh.

Tips tetap tampil “kece” saat naik BRT:

– Pilihlah outfit yang nyaman dan fungsional

Biasanya ketika ingin menggunakan BRT akan melibatkan berjalan kaki dari rumah menuju halte, ataupun dari kampus ke halte pada saat pulang. Pilihlah pakaian yang nyaman, artinya  tidak membatasi gerak dan tidak menyulitkan diri sendiri.  Mahasiswa dapat memilih kombinasi pakaian sopan menuju kampus seperti kemeja, celana bahan atau jeans, rok bagi perempuan, dan lainnya. Selain nyaman, pakaian yang sederhana namun rapi dapat memberikan kesan stylish tanpa terlihat berlebihan. 

– Menggunakan sepatu yang nyaman

Walkability merupakan istilah yang bisa dikaitkan dengan kemudahan dan kenyamanan bagi pejalan kaki untuk bergerak dari suatu area ke area lain. Pengguna transportasi umum biasanya harus berjalan cukup jauh menuju halte, maka gunakanlah sepatu seperti sneakers, pantofel yang nyaman. Tips bagi yang tidak bisa menggunakan sepatu dengan hak (heels) adalah dengan membawa sepatu/sandal serep di dalam tas yang bisa digunakan selama proses perjalanan menuju kampus. Jika sudah sampai kampus, bisa menggantinya dengan sepatu (wajib) yang seharusnya digunakan.

– Pilihlah tas yang praktis

Mahasiswa biasanya membawa perlengkapan kuliah seperti laptop, buku, alat tulis dan lainnya, maka gunakan tas yang cukup besar dan nyaman. Apabila beban di dalam tas lebih besar maka gunakanlah tas ransel/backpack.  Totebag bisa digunakan apabila beban isi tas tidak terlalu banyak. Tas yang praktis tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya fashion mahasiswa.

– Membawa perlengkapan kecil untuk menjaga penampilan

Perjalanan menggunakan transportasi umum biasanya cukup panjang, maka bawalah beberapa perlengkapan kecil untuk menjaga penampilan tetap rapi seperti mebawa tisu wajah, parfum ukuran travel, sisir kecil, dan beberapa perlengkapan lain untuk menjaga penampilan.

Dengan menggunakan BRT untuk pergi ke kampus, mahasiswa secara langsung berkontribusi  mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan, dan tetap “kece” di kampus.  

Ir. Nuvika Razak, S.T., M.T., IPP.
Dosen Program Studi Teknik Sipil

No tags found

Our Newsletter

Masukkan email Anda dan kami akan mengirimkan informasi lebih lanjut.