Please wait. We're checking your browser...
Cerdas, Berintegritas, Bermakna.
Kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenyam pendidikan, dalam hal ini pendidikan tinggi, merupakan salah satu tanggung jawab para penyelenggara lembaga pendidikan tinggi.
Universitas Tarakanita (UTarki) bersama Komunitas Peduli Pendidikan (Pelikan) Keuskupan Bandung, telah sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka membuka peluang seluas-luasnya dan memberi kemudahan mengakses pendidikan tinggi, di kampus UTarki, Jakarta Timur, pada Rabu (11/2/ 2026).
MoU ditandatangani oleh Pastor FX Wahyu Tri Wibowo, Pr. selaku Ketua Umum Komunitas Pelikan dan Dr. Antonius Singgih Setiawan, S.E., M.Si., Ak., ACPA. selaku Rektor UTarki.
Di awal acara, Pastor Wahyu mengucapkan selamat dan apresiasi atas perubahan status dari sekolah tinggi menjadi Universitas Tarakanita.
“Kami mewakili Keuskupan Bandung mengucapkan selamat atas perubahan status sekolah tinggi menjadi Universitas Tarakanita (UTarki). Kami juga berterima kasih karena UTarki berkenan memfasilitasi anak muda Indonesia berkuliah di sini,” ungkap Pastor Wahyu.
Komunitas Peduli Pendidikan (Pelikan) Keuskupan Bandung merupakan lembaga yang dikelola untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan latar belakang ekonomi yang sangat membutuhkan untuk dapat berkuliah.
Rektor saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa kerja sama ini selaras dengan misi UTarki untuk menciptakan SDM cerdas, berintegritas, dan bermakna, sesuai nilai-nilai yang dianut UTarki. Dengan biaya kuliah yang sangat terjangkau, tanpa mengabaikan kualitas pendidikan dan pengajaran, harapannya dapat memberi kesempatan luas kepada seluruh masyarakat menikmati pendidikan tinggi.
“UTarki harus menjadi lembaga pendidikan tinggi yang memiliki nilai cerdas, berintegritas, dan bermakna, yang peduli pada masyarakat kurang mampu tapi memiliki semangat tinggi mengenyam pendidikan. Biaya kuliah di UTarki sangat terjangkau, terlebih dengan mekanisme dapat dicicil per bulannya. Inilah semangat karitatif yang selalu kami kedepankan,” tegas rektor.
Ditambahkan Rektor bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal kerja sama strategis bidang pendidikan, khususnya terkait dukungan dan pengembangan program beasiswa dan merupakan wujud perhatian Utarki terhadap generasi muda, khususnya Orang Muda Katolik, yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat bertumbuh melalui pendidikan tinggi.
Pada acara penandatanganan MoU juga dihadiri oleh Sr. Yasinta Ariati, CB, S.Psi., M.Si., (Sekretaris Pengurus Yayasan Pendidikan Tingggi Tarakanita dan beberapa jajaran pengurus Pelikan yaitu Bapak Matias Endar Suhendar (Sekretaris 1), Bapak Lesmana Juju Juarsa (Sekretaris 2), Ibu Natalia Ellen Sinawati (Anggota Divisi Beasiswa).
Melalui penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas, khususnya melalui program beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Dalam kesepahaman kerjasama, Utarki memberikan kewenang penuh kepada Pelikan Keuskupan Bandung untuk melakukan seleksi dan rekomendasi atas calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di kampus UTarki.
Oleh karenanya, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan SDM unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan serta pelayanan.
Universitas Tarakanita
Cerdas, Berintegritas, Bermakna