Please wait. We're checking your browser...
Cerdas, Berintegritas, Bermakna.
JAKARTA – Universitas Tarakanita (Utarki) resmi berdiri. Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita (YPTT) secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI) menjadi universitas. Penyerahan SK dilakukan pada Senin, 6 Oktober 2025, oleh Kepala LLDikti Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan, kepada Yustiana Wiwiek Iswanti, selaku Ketua Pembina YPTT. Perubahan bentuk ini menjadi langkah penting dalam memperluas peran Tarakanita di bidang pendidikan tinggi . Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam sambutannya menyampaikanselamat atas transformasi pendidikan tinggi Tarakanita dari STARKI menjadi Universitas Tarakanita dengan membawa nilai-nilaiCerdas, Berintegritas, dan Bermakna. Dia mendorong Universitas Tarakanita untuk menyediakan layanan pendidikan bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya Jakarta. Selain itu juga Utarki harusmemberikan dampak positif kepada masyarakat melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Universitas Tarakanita harus menghasilkan lulusan yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, mendukungPemda DKI Jakarta sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta menjadi PTS yangterus mengembangkan diri,” pesan Rano, melalui siaran pers, Kamis (23/10/2025). Ketua Pembina Yayasan Tarakanita (YPT), Suster Yustiana CB, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa perubahan status menjadi universitas merupakan bentuk konsistensi Tarakanita dalam memberikan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat. “Kami bersyukur dan bangga bisa ambil bagian dalam mencerdaskan bangsa. Tarakanita berkomitmen menghadirkan pendidikan yang cerdas, berintegritas, dan bermakna dengan biaya yang sangat terjangkau,” ujar Yustiana. Yustiana menambahkan, Universitas Tarakanita akan membuka kelas reguler dan kelas karyawan, lengkap dengan fasilitas pembelajaran modern untuk menunjang kegiatan akademik di berbagai jenjang. Sementara itu, Rektor Universitas Tarakanita, Antonius Singgih Setiawan, menjelaskan bahwa universitas ini mengusung semangat humanisme dan kesetaraan dalam pendidikan. “Utarki lahir dari semangat kesetaraan. Kami membuka akses pendidikan untuk semua, tidak hanya bagi perempuan, tetapi juga laki-laki. Target kami tahun pertama adalah 1.000 mahasiswa baru, dan dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang diharapkan meningkat hingga puluhan ribu mahasiswa,” ungkapnya. Antonius juga menuturkan bahwa kampus akan menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) tanpa tambahan biaya lain seperti uang gedung atau uang pangkal, sebagai bentuk transparansi dan efisiensi biaya pendidikan. Melalui SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tertanggal 23 September 2025, STARKI resmi bertransformasi menjadi Universitas Tarakanita (Utarki). Perguruan tinggi ini menyelenggarakan enam program studi, yaitu Diploma 3 Sekretari, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Teknik Sipil, S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, S1 Bisnis Digital. Mulai Oktober 2025, Universitas Tarakanita juga membuka kelas pagi dan sore untuk beberapa program studi baru, guna memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan waktu belajar.
Universitas Tarakanita
Cerdas, Berintegritas, Bermakna
Ada pertanyaan? Hubungi kami