Please wait. We're checking your browser...

Universitas Tarakanita

Cerdas, Berintegritas, Bermakna.

Informasi

Follow Us

Jakarta, 13 Maret 2026 – Universitas Tarakanita bekerja sama dengan SMK Strada Budi Luhur Bekasi menyelenggarakan kegiatan edukatif yang bertujuan mendekatkan dunia pendidikan tinggi dengan para siswa tingkat SMP dan SMK. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pameran pendidikan dan career day, yang berlangsung di ruang-ruang kelas serta aula SMK Strada Budi Luhur Bekasi.

Pameran pendidikan ditujukan bagi para siswa SMK Strada Budi Luhur Bekasi, sedangkan kegiatan career day secara khusus diperuntukkan bagi siswa tingkat SMP. Adapun sekolah yang turut bergabung dalam kegiatan ini adalah SMP Strada Budi Luhur, SMP Strada Bhakti Wiyata, dan SMP Strada Kampung Sawah. Antusiasme dan apresiasi yang tinggi dari para peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang bermanfaat dan relevan bagi kebutuhan mereka.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Tarakanita menghadirkan para dosen terbaik untuk memberikan materi yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga aplikatif bagi pengembangan diri siswa. Salah satu materi yang diberikan kepada siswa SMK Strada Budi Luhur adalah public speaking, yang disampaikan oleh Dr. Dra. Paula Tjatoerwidya Anggarina, M.M., dosen Program Studi Bisnis Digital Universitas Tarakanita sekaligus Direktur Kerja sama, Humas, dan Marketing.

Dalam pemaparannya, Paula menegaskan bahwa kemampuan komunikasi dan public speaking merupakan salah satu kunci utama keberhasilan di dunia kerja. Khususnya bagi lulusan SMK yang akan terjun ke dunia usaha dan industri, keterampilan ini diperlukan dalam berbagai aspek pekerjaan, mulai dari pengelolaan, perencanaan, kepemimpinan, hingga evaluasi kerja. Keberhasilan dalam melakukan koordinasi antarbagian, mempresentasikan program, hingga memimpin suatu kegiatan juga sangat bergantung pada kemampuan komunikasi yang efektif.

Sumber: Dokumentasi Direktorat Kerja sama, Humas, dan Marketing

Selain memahami konsep, para siswa juga memperoleh pembekalan praktis agar lebih siap berkomunikasi di hadapan khalayak maupun audiens. Lebih lanjut, Paula menekankan bahwa kemampuan komunikasi dan public speaking dapat terus dikembangkan melalui latihan yang konsisten, seperti berlatih berbicara di depan cermin, mengikuti komunitas public speaking, serta berpartisipasi dalam pelatihan dan workshop. Melalui proses tersebut, siswa diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan dalam menyampaikan ide secara jelas, terstruktur, dan meyakinkan.

Selain materi public speaking, kegiatan edukatif lainnya yang diberikan kepada para siswa SMP adalah pembekalan mengenai penampilan diri atau grooming. Pada sesi ini, Universitas Tarakanita menghadirkan Bapak Salman Al Farisi, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Sipil, serta Ibu Fredericka Krisma Setyatami, M.Pd., dosen Program Studi D3 Sekretari. Sesi ini bertujuan mengembangkan kesadaran siswa akan pentingnya kebersihan, kerapian, dan profesionalisme sebagai bekal untuk masa depan.

Dalam penyampaiannya, Salman menjelaskan bahwa grooming merupakan kebiasaan menjaga kebersihan dan kerapian diri agar seseorang dapat tampil pantas dan profesional. Dalam konteks kehidupan sekolah, grooming tercermin melalui kebiasaan sederhana seperti menjaga rambut tetap bersih dan rapi sesuai aturan, mengenakan seragam yang bersih dan disetrika, menggunakan atribut sekolah secara lengkap, serta menjaga kebersihan tubuh, kuku, gigi, sepatu, dan kaos kaki.

Lebih dari sekadar penampilan luar, grooming juga merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang mencerminkan kepribadian, kedisiplinan, dan sikap profesional seseorang. Penerapan grooming sejak masa sekolah dipandang sebagai proses penting dalam membangun kebiasaan hidup bersih, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk citra diri yang positif. Kebiasaan ini akan menjadi bekal berharga ketika siswa melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, karena penampilan yang rapi, sikap percaya diri, bahasa tubuh yang baik, dan etika berkomunikasi dapat membantu menciptakan kesan pertama yang baik serta membangun kepercayaan dari orang lain.

Sumber: Dokumentasi Direktorat Kerja sama, Humas, dan Marketing

Melengkapi pemaparan tersebut, Ricka menambahkan bahwa grooming tidak hanya berkaitan dengan penampilan fisik, tetapi juga merupakan proses merawat dan mengembangkan diri secara menyeluruh, baik dari luar maupun dari dalam. Menurutnya, konsep grooming mencakup beberapa aspek penting, yaitu physical grooming yang berkaitan dengan penampilan diri, mental grooming yang menekankan pola pikir positif, rasa ingin tahu, serta kemampuan berkomunikasi secara cerdas dan percaya diri, social grooming yang berkaitan dengan sikap sopan santun dan rasa hormat kepada orang lain, serta spiritual grooming yang menanamkan nilai integritas, rasa syukur, dan kebaikan.

Melalui pemahaman tersebut, para siswa didorong untuk tidak hanya memperhatikan penampilan luar, tetapi juga mengembangkan karakter, pola pikir, serta sikap yang mencerminkan tanggung jawab dan kedewasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: Dokumentasi Direktorat Kerja sama, Humas, dan Marketing

Melalui kegiatan ini, Universitas Tarakanita berharap para siswa semakin memahami bahwa public speaking dan grooming merupakan aspek penting dalam membentuk kesiapan diri, membangun karakter positif, serta menciptakan kesan pertama yang baik. Selain itu, siswa diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan, baik dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Penulis : Irene Tiara Krista dan Trivena Calista Prameswari (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi)
Penyunting: FAW, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Our Newsletter

Masukkan email Anda dan kami akan mengirimkan informasi lebih lanjut.