Please wait. We're checking your browser...

Universitas Tarakanita

Cerdas, Berintegritas, Bermakna.

Informasi

Follow Us


Bandung, 26-27 Januari 2026

Dalam rangka peningkatan profesionalisme dan wawasan global para Tenaga Pendidik (Gadik) dan Tenaga Pendukung Pendidikan (Gapendik) pada Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD), Universitas Tarakanita (UTarki) hadir untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, di ruang Gatot Subroto-SESKOAD, Bandung, pada Senin dan Selasa (26&27/01/2026).

Guru Besar Teknik Mesin Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., AE., bersama Rektor UTarki Dr. Antonius Singgih Setiawan, S.E., M.Si., AK, ACPA, dan Direktur Kerja Sama, Humas, dan Marketing Dr. Dra. Paula Tjatoerwidya Anggarina, M.M. memberi pembekalan seputar teknis pengajaran, penyusunan kurikulum, dan public speaking.

Komandan SESKOAD Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr. (Han) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap SESKOAD mampu mencetak “world class army.”

“Terima kasih kepada para narasumber dan evaluator yang telah membagikan tips dan mengevaluasi para pengajar bagi kemajuan SESKOAD. Harapannya para Gadik dan Gapendik mampu mencetak pemimpin-pemimpin besar bangsa Indonesia yang berwawasan global,” ujar Danseskoad.

Kegiatan hari ini menjadi momen penting bagi UTarki karena dapat berperan dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, khususnya untuk kemajuan pendidikan SESKOAD.

“Universitas Tarakanita terus memberikan layanan terbaik kepada semua mitra sebagai komitmen mendukung pengembangan SDM yang Unggul untuk Indonesia” tegas rektor UTarki.

Sebagai narasumber utama, Prof. Agustinus menyampaikan bahwa untuk membuat proses belajar efektif, para pengajar dan pendamping mahasiswa harus memiliki strategi pembelajaran yang komprehensif dalam bentuk team teaching sehingga profil lulusan SESKOAD dengan nilai-nilai (values) Terbaik, Terhormat dan Disegani, dapat tercapai. Desain pembelajaran dengan mengedepankan Afektif, Kognitif, dan Psikomorik berbasis tematik dan studi kasus lapangan, mampu menghasilkan lulusan yang kuat dalam pemikiran strategis untuk menjalankan penugasan di berbagai bidang sesuai kebutuhan TNI AD.

Ditambahkan oleh Dr. Paula yang tergabung dalam tim narasumber, mengatakan bahwa setiap tenaga pengajar senantiasa meningkatkan ketrampilan public speaking dengan terus berlatih. “Tenaga pengajar adalah komunikator utama di kelas yang memiliki peran besar dalam penyampaian materi efektif. Menjadi public speaker yang handal, harus terus berlatih dan berlatih karena public speaking merupakan keterampilan (skill)” pungkas Paula.

Kegiatan diakhiri dengan praktik langsung public speaking sesuai peran dosen, perwira penuntun (patun), dan perwira siswa (pasis), dilanjutkan evaluasi, tanya jawab, dan diskusi interaktif.

Our Newsletter

Masukkan email Anda dan kami akan mengirimkan informasi lebih lanjut.